Pahami apa itu eCommerce, sejarah dan cara kerjanya

2 min read

Pahami-apa-itu-eCommerce,-sejarah-dan-cara-kerjanya

E-commerce tentu bukan kata yang asing lagi di telinga kita. Tapi apa itu e-commerce dan apa itu? E-commerce dikenal sebagai perdagangan elektronik atau perdagangan internet dan mengacu pada pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui internet, transfer uang dan data untuk menyelesaikan transaksi tersebut.

Pahami apa itu eCommerce, sejarah dan cara kerjanya

E-commerce biasanya digunakan untuk merujuk pada penjualan produk fisik secara online, tetapi juga dapat menggambarkan semua jenis transaksi komersial yang difasilitasi melalui internet.
Baca juga

Pahami-apa-itu-eCommerce,-sejarah-dan-cara-kerjanya

Apa itu dropship? Cara kerja dan keuntungan toko online
Apa itu fanboy secara umum dan ciri-cirinya
Tahu apa itu Pinjol: Ini perbedaan antara legal dan ilegal, jangan salah pilih
Telah diblokir, tahu apa itu Paypal dan cara menggunakannya di Indonesia

Tidak seperti e-business, yang mencakup semua aspek menjalankan bisnis online, e-commerce secara khusus mengacu pada perdagangan barang dan jasa.

menjelaskan apa itu e-commerce, mulai dari sejarahnya hingga jenisnya dan cara kerjanya.

Sejarah E-Commerce

Sejarah e-commerce dimulai dengan penjualan online pertama pada 11 Agustus 1994, ketika seorang pria menjual CD band Sting kepada seorang teman melalui situs webnya NetMarket, sebuah platform perdagangan Amerika. Ini adalah pertama kalinya seorang konsumen membeli produk dari sebuah perusahaan melalui World Wide Web, atau “e-commerce” seperti yang kita kenal sekarang.

Sejak itu, e-commerce telah berkembang untuk membuat produk lebih mudah ditemukan dan dibeli melalui pengecer online dan pasar. Pekerja lepas independen, usaha kecil, dan perusahaan besar semuanya mendapat manfaat dari e-commerce, yang memungkinkan mereka menjual barang dan jasa dalam skala yang tidak mungkin dilakukan dengan ritel offline.
Didukung oleh GliaStudio

Sejarah e-commerce terus berlanjut. Dan sekarang, penjualan e-commerce ritel global diperkirakan akan mencapai $27 triliun pada tahun 2020.
Ilustrasi toko online. (Pixabay/JournalMin)

Contoh e-niaga

E-commerce dapat mengambil berbagai bentuk, yang melibatkan berbagai hubungan transaksional antara bisnis dan konsumen, dan berbagai objek yang dipertukarkan sebagai bagian dari transaksi tersebut.

perdagangan eceran
Penjualan produk oleh perusahaan secara langsung kepada pelanggan tanpa perantara.
grosir
Menjual produk dalam jumlah besar, seringkali ke pengecer yang kemudian menjualnya langsung ke konsumen.
jatuhkan kapal
Penjualan produk yang diproduksi oleh pihak ketiga dan dipasok ke konsumen.
pesan terlebih dahulu
Mengumpulkan dana dari konsumen sebelum produk tersedia untuk meningkatkan modal awal yang dibutuhkan untuk membawanya ke pasar.
Berlangganan
Secara otomatis mengulangi pembelian produk atau layanan secara teratur hingga pelanggan memutuskan untuk membatalkan.
produk fisik
Setiap produk berwujud yang memerlukan persediaan untuk diisi ulang dan pesanan dikirimkan secara fisik kepada pelanggan saat penjualan dilakukan.
produk digital
Barang digital, templat, kursus, atau media yang dapat diunduh yang harus dibeli untuk dikonsumsi atau dilisensikan untuk digunakan.
melayani
Keterampilan yang diberikan dengan imbalan kompensasi. Waktu penyedia layanan dapat dibeli dengan biaya tertentu.

Cara kerja eCommerce

Cara kerjanya E-commerce didukung oleh Internet. Pelanggan mengakses toko online untuk menelusuri dan memesan produk atau layanan melalui smartphone atau PC. Saat pesanan dilakukan, browser web pelanggan berkomunikasi dengan server yang menghosting situs web e-niaga.

Data pesanan diteruskan ke komputer pusat, yang disebut manajer pesanan. Ini kemudian diteruskan ke database yang mengelola tingkat stok; sistem pedagang yang mengelola informasi pembayaran menggunakan aplikasi seperti PayPal dan alat pembayaran online lainnya.

Kemudian lingkari kembali ke manajer pesanan. Hal ini untuk memastikan tersedianya stok dan dana pelanggan yang cukup untuk memproses pesanan. Setelah pesanan dikonfirmasi, manajer pesanan memberi tahu server web toko. Ini akan menampilkan pesan yang memberi tahu pelanggan bahwa pesanan mereka telah berhasil diproses.

Manajer pesanan kemudian mengirimkan detail pesanan ke gudang atau departemen dan memberi tahu bahwa produk atau layanan dapat dikirimkan ke pelanggan.

Itulah penjelasan singkat tentang apa itu eCommerce. Semoga informasi di atas cukup

Baca Juga :

https://dpmptsplamtim.id/