Pengertian MAN, Fungsi, Tujuan, Teknologi, Ciri dan Dampak

4 min read

pengertian-man

Definisi Metropolitan Area Network (MAN)

pengertian-man

Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan yang lebih luas dari Local Area Network (LAN). Area yang digunakan dalam jaringan MAN ini berada di dalam suatu negara. Dalam hal ini, jaringan komputer ini menghubungkan beberapa jaringan lokal, atau singkatnya LAN, di area yang lebih luas. Bagian dari jaringan area lokal (LAN) dalam suatu jaringan juga dapat disebut sebagai Metropolitan Area Network (MAN).

Metropolitan Area Network (MAN) ada di kampus atau di area yang cukup luas (bisa juga di kota). Metropolitan Area Network (MAN) biasanya tidak hanya dimiliki oleh satu organisasi. Layaknya jaringan area lokal (LAN), Metropolitan Area Network (MAN) ini juga memiliki jaringan nirkabel dengan kelebihan dan kekurangan yang relatif sama. Metropolitan Area Network (MAN) juga mendukung data teks dan suara dan bahkan dapat terhubung ke jaringan televisi kabel atau gelombang radio.

Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan komputer yang biasanya menjangkau kota atau kampus besar. MAN ini biasanya terhubung ke sejumlah jaringan area lokal atau LAN menggunakan teknologi tulang punggung berkapasitas tinggi, seperti: MAN ini juga menyediakan layanan uplink untuk jaringan area luas (atau WAN) dan Internet. Jangkauan MAN ini berkisar dari 10 hingga 50 km. MAN ini juga merupakan jaringan yang sangat cocok untuk membangun jaringan pada kantor-kantor dalam satu (1) kota antar pabrik / instansi serta kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan komputer transmisi data berkecepatan tinggi di kota yang menghubungkan semua jenis lokasi seperti kampus, kantor, kantor pemerintah, dll. Jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa LAN. Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya adalah versi LAN yang lebih besar dan biasanya hanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN merupakan salah satu pilihan untuk membangun jaringan komputer antar kantor dalam suatu kota.

MAN ini biasanya mendukung data dan suara bahkan dapat dipetakan ke jaringan televisi kabel. MAN ini juga hanya memiliki 1 atau 2 kabel dan tidak memiliki elemen switching yang fungsinya untuk mengatur paket melalui beberapa outlet kabel. Kehadiran elemen switching ini menyederhanakan desain.

Sejarah Metropolitan Area Network (MAN)

Pada 1940-an, ada sebuah penelitian di Amerika yang ingin berbagi perangkat komputasi. Pada tahun 1950-an, ketika jenis komputer mulai berkembang karena mahalnya harga peralatan komputer hingga terciptanya superkomputer, muncul tuntutan bahwa satu komputer harus melayani banyak terminal.

Dari sinilah muncul konsep distribusi proses berbasis waktu yang dikenal sebagai TSS (Time Sharing System), yang digunakan sebagai bentuk pertama dari jaringan komputer. Dalam sistem TSS, beberapa terminal dihubungkan secara seri ke komputer host.

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (proses terdistribusi). Dalam proses ini, beberapa komputer induk ini melakukan banyak pekerjaan secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang terhubung secara seri pada setiap komputer induk.

Ketika harga komputer kecil mulai turun dan konsep proses distribusi semakin matang, demikian pula penggunaan komputer dan jaringan, dari menangani proses bersama hingga komunikasi antar komputer (sistem peer-to-peer) tanpa harus melalui Pusat Data. Dari sana, teknologi jaringan seperti LAN, MAN dan WAN mulai berkembang
Implementasi Metropolitan Area Network (MAN)

Beberapa teknologi yang digunakan untuk tujuan ini adalah ATM (Asynchronous Transfer Mode), FDDI dan SMDS. Teknologi ini telah diganti di sebagian besar wilayah dengan koneksi berbasis Ethernet (misalnya Metro Ethernet). MAN ini adalah sambungan antara jaringan lokal, yang dibuat tanpa kabel, terlepas dari apakah sambungan gelombang mikro, radio, atau laser inframerah digunakan.

DQDB, Dual Bus with Distributed Queue, adalah jaringan standar untuk komunikasi data di kota-kota besar. Ini ditentukan dalam standar IEEE 802.6. Dengan DQDB, jaringan ini dapat mencapai panjang 30 km dan bekerja dengan kecepatan 34-155 Mbit / s.

Beberapa dari jaringan terkenal ini dimulai sebagai MAN, antara lain

  • MAE-Timur,
  • MAE-West Internet Peering Points,
  • Media jaringan Sohonet.

Kelebihan dan kekurangan jaringan MAN

Keuntungan dari jaringan MAN

Keunggulan dari jaringan MAN ini antara lain:

  • Pertukaran data dan informasi bisa lebih cepat dan akurat.
  • Perkembangan di bidang sains juga di sekolah atau universitas.
  • Komunikasi antar universitas, sekolah atau karyawan di suatu kantor dapat dilakukan melalui email atau chat.
  • Mencadangkan data dari mana saja juga lebih mudah dan lebih cepat.
  • Bisa membuat sarana diskusi di universitas atau sekolah.
  • Dapat digunakan sebagai alat untuk mempersatukan kekompakan staf atau mahasiswa dan mahasiswa.
  • Bisa juga digunakan sebagai sarana promosi yang benar dan cepat.
  • Bisa menggunakan program aplikasi atau game secara bersamaan.
  • Cakupan lingkungan jaringan juga lebih besar dibandingkan dengan jaringan LAN

Kurangnya jaringan MAN

Kekurangan dari jaringan MAN ini adalah:

  • Biaya operasionalnya cukup tinggi
  • Biaya perawatannya juga sangat mahal
  • Seringkali ditargetkan oleh kerupuk untuk keuntungan pribadi
  • Perlu waktu lama juga untuk meningkatkan jaringan MAN
  • Pemasangan infrastruktur juga tidak mudah.
  • Rumit dengan masalah jaringan (pemecahan masalah jaringan).

Fungsi dan tujuan MAN

  • Membangun dan mengimplementasikan sistem jaringan yang bekerja antar server untuk memenuhi kebutuhan internal bisnis dan pemerintah dalam mengkomunikasikan jaringan yang digunakan, sehingga aktivitas seperti chat, messenger, video dan lain-lain dapat dilakukan dengan bandwidth lokal.
  • Jenis jaringan komputer di MAN ini juga sering digunakan untuk dapat menghubungkan jaringan komputer dari satu kota ke kota lain. Agar dapat membuat jaringan MAN biasanya juga diperlukan suatu operator telekomunikasi untuk dapat menjalin koneksi antar jaringan komputer.
  • Jaringan komputer MAN ini memiliki cakupan area jaringan yang lebih luas, sehingga komunikasi tentunya lebih efisien, bisnis menjadi lebih sederhana dan keamanan dalam jaringan ditingkatkan.
  • Dapat mendukung data teks dan suara dan bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel atau gelombang radio
  • Untuk dapat menghubungkan jaringan komputer dari satu kota ke kota lainnya

Teknologi yang digunakan oleh MAN

Teknologi yang digunakan MAN meliputi:

Mode transfer asinkron (ATM)

Ini adalah standar internasional untuk penerusan sel yang menyediakan berbagai jenis layanan (misalnya suara / suara digital, video, atau data) dalam sel dengan panjang tetap (53-byte). Sel dengan panjang tetap ini memungkinkan sel diproses di perangkat keras, mengurangi penundaan. ATM dirancang untuk media transmisi berkecepatan tinggi seperti E3, SONET, dan T3. ATM berbeda dari teknologi koneksi data populer lainnya seperti Ethernet dalam beberapa hal.

Fiber Distributed Data Interface (FDDI)

Ini adalah protokol yang menggunakan topologi loop serat optik ganda yang disebut sirkuit primer dan sirkuit sekunder. Kedua sirkuit dapat digunakan untuk transmisi data, tetapi biasanya hanya sirkuit primer yang digunakan sebagai jaringan utama. Sirkuit sekunder baru berfungsi, terutama karena sirkuit primer rusak.

Layanan data multi-megabit teralihkan (SMDS)

Ini adalah layanan tanpa koneksi yang digunakan untuk menghubungkan LAN, MAN, dan WAN untuk pertukaran data. Pada awal 1990-an, layanan ini dikenal di Eropa sebagai Broadband Connectionless Broadband Data Service (CBDS). Tujuan dari koneksi tanpa koneksi ini adalah agar tidak perlu membuat koneksi melalui jaringan sebelum mengirim data.

Properti dari properti MAN

  • Mencakup area yang luas dan berkisar dari 5 hingga 50 km. MAN ini meliputi daerah perkotaan.
  • MAN (misalnya WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi. MAN, tautan dan peralatan komunikasinya umumnya dimiliki oleh konsorsium pengguna atau penyedia layanan jaringan yang menjual layanan kepada pengguna.
  • MAN ini juga sering berfungsi sebagai jaringan berkecepatan tinggi. Ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama ke jaringan lain dengan menggunakan koneksi ke WAN.
  • MAN ini lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.
  • Hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak ada elemen switching.

Sekian dan terima kasih telah membaca tentang pengertian MAN, Function, Purpose, Technology, Properties, dan Impact. Semoga apa yang dijelaskan semoga bermanfaat untuk anda.

Sumber :