Pengertian Respirasi Tumbuhan, Tahapan, Jenis dan Faktor

2 min read

respirasi-tumbuhan

Definisi respirasi tanaman

respirasi-tumbuhan

Pernapasan ini merupakan sistem pernafasan yang juga mempengaruhi pergerakan energi dalam tubuh makhluk hidup dalam mendukung interaksi senyawa.

Manusia membutuhkan O2 untuk bernafas, sedangkan tumbuhan membutuhkan CO2, kecuali pada malam hari tumbuhan juga menghirup O2. Namun, respirasi pada tumbuhan juga terkait dengan sistem proses perubahan kimia yang sangat sempit. Jika pada manusia pernafasan ini bertujuan untuk mengaktifkan seluruh organ untuk susunan syaraf pusat, juga pada tumbuhan.

Pengertian respirasi tumbuhan adalah proses dimana tumbuhan menyerap molekul oksigen yang ada di udara untuk menghasilkan air, karbondioksida, dan energi yang dibutuhkan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang. Diketahui bahwa pernafasan pada tumbuhan terjadi pada pagi dan siang hari bersamaan dengan proses fotosintesis dan juga pada malam hari pada saat tumbuhan tidak melakukan fotosintesis. Dapat juga dikatakan bahwa 100% dari proses pernafasan terjadi saat tumbuhan berfotosintesis.

Proses pernapasan pada tanaman ini melibatkan penggunaan gula, yang diproduksi selama fotosintesis, serta oksigen untuk menciptakan energi bagi pertumbuhan tanaman. Dalam banyak hal, pernapasan ini berlawanan dengan fotosintesis. Di lingkungan alaminya, tumbuhan juga menghasilkan makanan sendiri untuk bertahan hidup.

Dalam fotosintesis, tumbuhan menggunakan karbondioksida (CO2) dari lingkungan untuk menghasilkan gula dan oksigen (O2) yang digunakan sebagai sumber energi. Perbedaan lain antara fotosintesis dan respirasi adalah fotosintesis hanya terjadi pada daun dan batang, sedangkan respirasi terjadi pada daun, batang dan akar tumbuhan. Proses pernapasan ditampilkan sebagai berikut.

Formula pernapasan kimiawi pada tumbuhan:

C₆H₁₂O₆ + 6O₂ → 6CO₂ + 6H₂O + 38 ATP (energi)

Proses dan tahapan respirasi pada tumbuhan

Setiap proses pasti mengandung prosedur, begitu juga dengan tanaman pernapasan ini, yang memiliki proses yang berurutan dan koheren. Namun, beberapa tumbuhan mungkin memiliki urutan proses yang berbeda karena setiap spesies tumbuhan sebenarnya memiliki proses pernafasan yang berbeda.

Penyerapan O2 dari alam

Selama fase ini, terjadi proses di mana gas oksigen ditangkap atau diserap dari alam. Tumbuhan ini juga memiliki kemampuan ini, meski hanya membutuhkan CO2 untuk fotosintesis.

Mobilisasi gas dan penyerapan O2

Pergerakan gas dalam sistem berlangsung. Proses yang dimaksud dalam tumbuhan disebut difusi. Tepatnya, dikatakan bahwa selama proses ini pabrik mulai menukar gas lama dengan gas baru di dalam tubuhnya. Tumbuhan juga memasukkan O2 ke dalam selnya.

Pertukaran CO2

Di sini juga terjadi difusi, di mana O2 dilepaskan, sedangkan CO2 yang dihasilkan diserap oleh tanaman itu sendiri. Sel yang berbeda pada tumbuhan akan menikmati proses ini untuk mendukung kehidupan mereka.

Tahapan pernapasan

Ada beberapa tahapan pernafasan yang perlu diketahui, seperti: B. Glikosa. Ini adalah tahap di mana glukosa yang diproduksi di pabrik diubah menjadi 2 molekul asam piruvat.

Jenis pernapasan pada tumbuhan

Ada dua jenis respirasi pada tumbuhan yang diketahui dari masa ke masa dalam studi biologi. Hal ini dapat dilihat dari keduanya bahwa beberapa tumbuhan masih membutuhkan O2 meskipun dikatakan menghirup CO2.

1. Pernapasan aerobik

Pernapasan aerobik adalah sistem di mana tumbuhan menggunakan oksigen dari udara untuk menghasilkan energi bagi dirinya sendiri. Pemecahan karbohidrat pada tumbuhan sangat bergantung pada O2. Pernapasan terjadi sepanjang hidup dan sintesisnya terdiri dari karbon dioksida (CO2) dan air (H2O).

2. Pernapasan anaerobik

Jenis pernapasan anaerobik merupakan sistem yang tidak mengharuskan tumbuhan menggunakan O2 untuk melakukan reaksi pemecah rantai karbohidrat. Pernapasan hanya terjadi sementara pada tumbuhan, hasilnya berupa sintesis berupa alkohol dan juga karbondioksida. Jenis pernapasan ini menghasilkan lebih sedikit ATP (energi) dibandingkan dengan pernapasan aerobik.

Faktor yang Mempengaruhi Respirasi Tanaman

Faktor-faktor yang mempengaruhi respirasi tanaman ini dijelaskan sebagai berikut:

1. Faktor internal:

  • Faktor protoplasma
  • Konsentrasi substrat tersedia untuk respirasi

2. Faktor eksternal:

  • suhu
  • cahaya
  • Konsentrasi oksigen di udara
  • Konsentrasi karbon dioksida
  • Ketersediaan air
  • Luka pada organ tumbuhan
  • Senyawa kimia
  • Perawatan mekanis

Zat yang menghambat proses pernapasan

Selain berbagai kondisi yang dibutuhkan tumbuhan untuk bernafas, terdapat juga berbagai zat yang dapat mengganggu proses pernafasan tumbuhan. Di bawah ini adalah beberapa jenis zat yang mengganggu proses pernapasan pada tumbuhan, di antaranya:

  • Yodium asetat (C2H3IO2)
  • fluor
  • sianida
  • Kloroform, aseton, dan eter

Tidak ada cara yang lebih baik untuk menentukan pernapasan selain melalui penelitian botani secara simultan dan mendalam. Terlepas dari proses pernapasan pada tanaman ini, akan selalu memungkinkan untuk mendukung kehidupan mereka. Tanda berakhirnya proses pernafasan adalah tanaman layu lalu mati.

Demikian penjelasan tentang pentingnya respirasi tanaman, tahapan, jenis dan faktornya. Semoga apa yang telah dijelaskan di atas tentang respirasi tanaman dapat bermanfaat bagi Anda. Terima kasih

Sumber :